BRMP PKH Gelar Bimtek Kesehatan Hewan dan Praktik Pembuatan Mineral Block di Sumberejo
Sumberejo, Tanggamus (13/10/2026) – Sebanyak 100 petani dan peternak mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Klinik Modernisasi Pertanian yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dan peternak dalam mendukung modernisasi pertanian, khususnya di bidang peternakan dan kesehatan hewan.
Kegiatan dibuka oleh Camat Sumberejo, Bapak Senen. Dalam arahannya, ia berharap kegiatan bimbingan teknis tidak berhenti pada pelaksanaan kali ini saja, tetapi dapat dilanjutkan melalui pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan. Dengan demikian, petani dan peternak dapat memperoleh transfer ilmu dan pengetahuan secara terus-menerus sehingga mampu menerapkan teknologi dan inovasi yang diperoleh dalam kegiatan usaha mereka.
Bimtek ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus, UPTD Puskeswan Sumberejo, BRMP Lampung, serta tim dari Badan Perakitan dan Modernisasi Peternakan dan Kesehatan Hewan (BRMP PKH). Kehadiran berbagai pihak tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petugas teknis dalam mendukung peningkatan kapasitas petani dan peternak.
Salah satu kegiatan utama dalam bimtek ini adalah praktik pembuatan mineral block sebagai upaya memperkenalkan teknologi pakan tambahan untuk ternak. Mineral block dapat menjadi salah satu sumber mineral bagi ternak ruminansia guna membantu memenuhi kebutuhan mineral yang diperlukan dalam mendukung kesehatan dan produktivitas ternak, dengan tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi dan tata cara pemberian yang sesuai.
Melalui kegiatan Klinik Modernisasi Pertanian ini, diharapkan petani dan peternak tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan di lapangan. Keberlanjutan pendampingan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam mendorong penerapan inovasi peternakan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan pembinaan petani dan peternak di Kecamatan Sumberejo, sekaligus memperkuat penerapan modernisasi pertanian dan kesehatan hewan untuk mendukung peningkatan produktivitas serta kesejahteraan peternak.